SEKADAU – Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai acara pesta pernikahan (dalam bahasa Ketungau disebut Kerunggun) antara saudara Budang dan saudari Eva. Acara yang digelar secara adat ini berlangsung pada Senin malam, 27 Juli 2026, di Kampung Semujuk, Dusun Gonis Tekam, Desa Gonis Tekam.
Prosesi sakral penyatuan dua insan ini dimulai tepat pada pukul 20.00 WIB. Momen tersebut menjadi puncak dari rangkaian acara yang dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai, serta para tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.
Hadir memberikan doa restu dan menyaksikan langsung kebahagiaan pasangan muda ini adalah Kepala Dusun (Kadus) Gonis Tekam dan Kepala Dusun (Kadus) Sopan KM 17 Kayu Lapis. Turut hadir pula Ketua Adat (Kadat) Gonis Tekam dan Kadat Sopan, yang memastikan prosesi adat Ketungau berjalan sesuai dengan tata krama dan nilai-nilai leluhur.
Kehadiran para pemimpin dusun dan ketua adat ini menunjukkan betapa eratnya hubungan kekeluargaan dan dukungan masyarakat terhadap pasangan Budang dan Eva. Dalam tradisi Ketungau, pernikahan bukan hanya urusan dua individu, tetapi juga menjadi momen perekat solidaritas antar-keluarga dan kampung halaman.
Acara berlangsung lancar dan penuh haru, ditandai dengan saling bersalaman dan pemberian nasihat perkawinan dari para tetua adat kepada kedua mempelai. Keluarga besar kedua belah pihak tampak bahagia melihat putra dan putri mereka telah menemukan pasangan hidup yang akan menemani perjalanan kehidupan mereka ke depannya.
Semoga pernikahan Budang dan Eva dikaruniai keberkahan, ketenangan, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta tetap melestarikan nilai-nilai luhur budaya Ketungau.( Euis )
( Keluarga Besar Budang & Eva)
Trending