Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Tabrakan Adu Banteng di Nanga Mahap, Satu Remaja Meninggal dan Pasangan Suami Istri Luka Berat


SEKADAU – Sebuah kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di wilayah Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, pada Senin (29/6/2026) sore. Peristiwa naas ini mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia, sementara dua korban lainnya, yang merupakan pasangan suami istri, mengalami luka berat.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di RT Kemurang, Dusun Tembesuk, Desa Tembesuk. Berdasarkan identifikasi awal, korban meninggal dunia adalah seorang remaja berinisial UA (18), pengendara sepeda motor Honda GTR. Sementara itu, korban luka berat adalah GS (38) dan LR (30), masing-masing sebagai pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Revo.
Plt Kasi Humas Polsek Nanga Mahap, IPDA Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat GS bersama istrinya hendak pulang dari Desa Nanga Suri menuju Dusun Karang Betung. Di saat yang sama, UA melaju dari arah berlawanan setelah berbelanja telepon seluler di Nanga Mahap.

"Berdasarkan keterangan warga di lokasi, sepeda motor Honda Revo yang dikendarai GS tidak menyalakan lampu penerangan. Saat melintas di area tanjakan RT Kemurang, Honda GTR yang dikendarai UA datang menuruni tanjakan dengan kecepatan tinggi. Hal ini memicu tabrakan adu banteng antara kedua kendaraan," jelas IPDA Iwan, Selasa (30/6).

Akibat benturan keras tersebut, UA mengalami cedera kepala berat, pendarahan hebat, serta luka parah di bagian wajah. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Nanga Mahap, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah UA kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Dusun Karang Betung.
Sementara itu, GS dan LR juga mengalami cedera kepala berat. LR sempat dievakuasi lebih awal oleh keluarganya menggunakan sepeda motor ke Puskesmas, sedangkan GS dibantu evakuasi menggunakan mobil milik Kepala Desa Tembesuk. Keduanya kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak untuk mendapatkan perawatan intensif.

Usai menerima laporan, personel Polsek Nanga Mahap segera bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim medis. Pada Selasa pagi, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sekadau bersama Jasa Raharja dan Polsek Nanga Mahap telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan berkendara.
"Kami menghimbau agar masyarakat memastikan kendaraannya dalam kondisi laik jalan, terutama fungsi lampu penerangan yang wajib dinyalakan saat malam hari atau kondisi minim cahaya. Selain itu, hindari berkendara dengan kecepatan tinggi, khususnya di jalur tanjakan atau tikungan, demi keselamatan bersama," pungkas IPDA Iwan.( Euis  ). 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next