Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatatkan tonggak sejarah baru bagi organisasi. Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, ABPEDNAS secara resmi mengumumkan telah mencapai keanggotaan sebanyak 100.000 orang yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.
Pencapaian monumental ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., dan Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Ketua Umum ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, menyatakan bahwa angka 100.000 anggota bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata semakin kuatnya eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pilar demokrasi di tingkat akar rumput.
“Capaian 100 ribu anggota ini merupakan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama.
Indra menambahkan, pertumbuhan anggota yang signifikan menunjukkan meningkatnya kesadaran para anggota BPD di Indonesia untuk berkontribusi aktif mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan kapasitas anggotanya. “Kami akan terus memperkuat kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan terus digalakkan untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional di tingkat desa,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi. Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras pembina, pengawas, pengurus, serta mitra strategis yang telah bersinergi memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD.
Menutup pernyataannya, DPP ABPEDNAS menekankan bahwa perjalanan masih panjang. Dengan semangat Pancasila, ABPEDNAS berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik (good village governance), serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, sejahtera, dan bebas dari korupsi. (Euis & Tim ).
Trending