Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Wakil Bupati Sekadau Buka Keling Kumang Festival IV 2026


SEKADAU – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, S.H., M.H., secara resmi membuka Keling Kumang Festival (KKF) ke-IV Tahun 2026 di Taman Kelampiau, Dusun Tapang Sambas, Desa Tapang Kemayau, pada Kamis (14/5/2026). Pembukaan acara yang mengusung tema "Budaya Lestari, Alam Terjaga, Masa Depan Sejahtera" ini berlangsung khidmat dan meriah dengan balutan upacara adat Dayak khas masyarakat Desa Tapang Semadak.
Kedatangan Wakil Bupati beserta rombongan disambut hangat melalui serangkaian prosesi adat tradisional yang sarat makna. Prosesi penyambutan dimulai dengan penyerahan Mandau kepada Wakil Bupati sebagai simbol kepercayaan dan kehormatan. Selanjutnya, Wabup Subandrio melakukan pemotongan Ompong (Pancung Bambu ) sebagai ungkapan rasa bangga dan sukacita atas terselenggaranya festival budaya tahunan tersebut.
Rangkaian ritual dilanjutkan dengan adat Bekibau, sebuah tradisi untuk membuang sial atau energi negatif agar acara berjalan lancar. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi adat injak telur dan injak batu. Kedua ritual ini memiliki filosofi ganda, yaitu sebagai tanda pembuangan nasib buruk sekaligus simbol penerimaan rezeki dan keberuntungan bagi para penyelenggara maupun peserta festival.
Sebagai puncak dari rangkaian penyambutan, dilakukan pengalungan syal adat kepada Wakil Bupati sebagai tanda selamat datang, yang diakhiri dengan prosesi minum Tuak. Setelah seluruh tahapan adat selesai, Wakil Bupati Subandrio beserta rombongan diantar menuju tempat duduk utama (VIP) diiringi tarian persembahan dari Sanggar Punggak Lanjan yang menampilkan keanggunan gerak tari Dayak.
Sebelum memasuki sesi sambutan resmi, hadirin terlebih dahulu disuguhkan atraksi Marching Band dari SMP Keling Kumang yang berhasil memukau penonton dengan semangat dan kekompakan mereka.
Dalam laporannya, CEO Keling Kumang Movement Network (KKMN), Hilarius Gimawan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa festival tahun ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya Dayak serta mendorong pariwisata berbasis komunitas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan tokoh adat dalam melestarikan warisan leluhur.
Ketua Pengurus KKMN, Stefanus Masiun, S.H., M.E., menambahkan bahwa persiapan KKF IV melibatkan partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat. Ia berharap festival ini dapat menjadi ajang promosi budaya Sekadau yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam, S.E., mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival. Menurutnya, kehadiran KKF menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Dayak di Sekadau mampu menjaga kelestarian budaya di tengah dinamika zaman.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sekadau terhadap pelestarian budaya. Ia menilai tema "Budaya Lestari, Alam Terjaga, Masa Depan Sejahtera" sangat relevan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

"Budaya adalah akar kita, dan alam adalah rumah kita. Dengan menjaga keduanya, kita memastikan masa depan yang sejahtera bagi generasi penerus," ujar Subandrio.
Acara pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan Gong sebanyak tujuh kali oleh Wakil Bupati Subandrio. Momen bersejarah ini didampingi oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Penasehat KKMN, Staf Ahli Bupati Sintang, Kapolres Sekadau, Ketua Pengurus dan Pengawas KKMN, CEO KKMN saat ini dan terdahulu, Ketua Panitia Umum, Ketua GOW Sekadau, Kepala Dinas Disporapar Sekadau, serta Kepala Dinas Perindakop Sintang.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama antara pejabat pemerintahan, tokoh adat, panitia, dan tamu undangan, menandai dimulainya rangkaian kegiatan Keling Kumang Festival IV 2026.( Euis  ) 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next