Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Peringati Milangkala ke-67, Paguyuban Pasundan S4 Kalbar Gaungkan Persaudaraan dan Peduli Lingkungan


PONTIANAK – Paguyuban Pasundan S4 (Simpay Seuweu Siwi Siliwangi) Kalimantan Barat menggelar perayaan Milangkala (ulang tahun) ke-67 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, pada Sabtu (26/09/2026). Acara yang mengusung tema "Ngaraksa Budaya, Ngaraketkeun Baraya, Ngawangun Kal-Bar Tambih Mekar" ini dihadiri oleh keluarga besar Paguyuban Pasundan dari berbagai etnis serta perwakilan dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Kegiatan dibuka dengan penyambutan tamu undangan dan para inohong (tokoh masyarakat) oleh tim Mang Lengser. Suasana semakin khidmat saat Ketua Umum S4 Provinsi Kalbar, Dr. H. Dede Suratman, M.Si., menyerahkan Totopong—penutup kepala tradisional khas Sunda—kepada Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Hendra, yang mewakili Gubernur Ria Norsan. Penyerahan simbolis ini menandai dimulainya rangkaian acara inti.
Hiburan budaya menjadi pembuka yang meriah, dimulai dengan Tari Persembahan dan Tari Bajidor Kahot yang dibawakan oleh pemudi S4 Pangrajah dengan iringan instrumen Gema Parahyangan. Dilanjutkan dengan penampilan Tari Tisundayu yang melambangkan harmonisasi empat suku besar di Kalbar, yaitu Tionghoa, Sunda, Dayak, dan Melayu, yang juga diperagakan oleh pemudi S4.
Ketua Panitia, Tedi Rukmantara, S.T., dalam sambutannya menyampaikan pesan persatuan. "Kita berkumpul untuk mempererat ikatan persaudaraan antar masyarakat tanpa sekat," ujarnya di hadapan para ketua paguyuban etnis yang hadir.


Milangkala kali ini tidak hanya berupa seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi nyata. Paguyuban Pasundan S4 menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada wilayah yang paling terdampak kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni Ketapang, Kayong Utara, dan Kubu Raya. Paket bantuan tersebut meliputi kebutuhan dapur umum, air bersih, air minum, hingga sembako.
Dr. H. Dede Suratman, M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, menyoroti kolaborasi strategis dalam kegiatan sosial ini. "Tahun ini kita jalin kerja sama bersama Telkom untuk memberikan bantuan khusus bagi warga terdampak karhutla," ungkapnya.

Dede juga menjelaskan filosofi mendalam di balik nama organisasi mereka. "S4 berarti Simpay (saling mengasihi), Seuweu (bersaudara), Siwi (mengayomi), dan Siliwangi (teladan leluhur). Milangkala bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kepedulian nyata terhadap sesama serta lingkungan," tambahnya. Acara dilanjutkan dengan tayangan video dokumentasi penyerahan bantuan serta sambutan dari pihak PT Telkom.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Hendra, menyampaikan apresiasi tulus atas perjalanan 67 tahun Paguyuban Pasundan S4. Menurutnya, pelestarian budaya tidak berarti menutup diri, melainkan menjadikan keberagaman sebagai jembatan pemersatu.

"Filosofi 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung' tetap jadi pedoman. Kita harus bangga dengan budaya asal, sekaligus menghormati kearifan lokal tempat tinggal kini," ungkap Hendra.
Ia menekankan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah besar bagi beragam suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan. Sinergi antar-paguyuban diharapkan dapat terus mengokohkan persatuan serta kelestarian alam. Hendra juga mengajak seluruh warga untuk menghindari segala tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan demi keamanan bersama.

"Budaya dilestarikan, persaudaraan dikuatkan, lingkungan dijaga. Kalimantan Barat bangun bersama menuju daerah yang aman, sehat, dan sejahtera," tutupnya.
Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng Milangkala oleh Ketua Umum S4 yang kemudian diserahkan kepada Pj Sekda Kalbar, Forkopimda, serta sesepuh S4. Sebagai tanda kasih, plakat penghargaan juga diserahkan kepada Forkopimda, para donatur, dan ketua-ketua paguyuban Sunda se-Kalimantan Barat. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama para pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir.( Euis. )

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next