SEKADAU – Bupati Kabupaten Sekadau, Aron, S.H., beserta istri, Ny. Magdalena Susilawati Aron, S.P., M.A.P., melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak XV Tahun 2026. Peninjauan ini dilakukan di lokasi pusat acara, Rumah Betang Youth Center Sekadau, menjelang hari-H pelaksanaan yang dijadwalkan pada 21-25 Juli 2026.
Dalam kunjungannya, Bupati Aron didampingi oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sekadau. Mereka meninjau berbagai titik persiapan, mulai dari panggung utama, area pameran kerajinan tangan, hingga fasilitas pendukung bagi ribuan pengunjung yang diperkirakan akan hadir.
Mengusung Tema Pelestarian Jati Diri
Pekan Gawai Dayak XV tahun ini mengangkat tema "Melestarikan Adat Budaya Dayak sebagai Jati Diri dalam Membangun Sekadau yang Berbudaya dan Berkelanjutan." Tema ini dipilih untuk menegaskan peran penting adat istiadat dalam pembangunan daerah yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kaya akan nilai-nilai luhur budaya.
Acara tahunan terbesar masyarakat Dayak di Sekadau ini akan dibuka secara resmi dengan rangkaian prosesi adat yang sakral dan penampilan seni budaya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Khususnya, tahun ini menjadi momen spesial karena tuan rumah kegiatan berasal dari Sub Suku Dayak Benawas yang mendiami wilayah Kecamatan Sekadau Hilir dan Sekadau Hulu.
Kesiapan Panitia Capai 90 Persen
Ketua Panitia Gawai Dayak XV, Bernardus Mohktar, dalam paparannya kepada Bupati menyatakan bahwa sejauh ini persiapan telah berjalan sangat baik. Ia melaporkan bahwa tingkat kesiapan fisik dan non-fisik sudah mencapai 90 persen.
"Saat ini panitia sudah siap melaksanakan gawai. Secara umum persiapan sudah mencapai 90 persen. Tinggal pelaksanaan serta pembenahan beberapa sektor sedikit lagi agar semuanya sempurna saat hari pembukaan," ujar Bernardus dengan optimis.
Bupati Aron mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berpesan agar aspek keamanan, kenyamanan, dan keaslian nuansa adat tetap menjadi prioritas utama.
"Gawai Dayak bukan sekadar pesta rakyat, tetapi merupakan wujud syukur dan pelestarian identitas kita. Saya berharap acara ini berjalan lancar, aman, dan mampu menarik minat wisatawan untuk melihat kekayaan budaya Dayak Benawas di Sekadau," kata Bupati Aron.
Dengan waktu esok hari sebelum pembukaan, panitia berkomitmen untuk menyelesaikan sisa pekerjaan teknis dan gladi bersih guna memastikan perayaan Gawai Dayak XV berlangsung meriah dan berkesan bagi seluruh peserta dan tamu undangan.( Euis ).
Trending