Pontianak Kubu Raya Sekadau Sanggau Landak Sintang Melawi Kapuas Hulu Ketapang Bengkayang Singkawang Mempawah Sambas Kayong Utara

Paguyuban Pasundan Sanggau Gelar "Meungkeut Kadeudeuh" Ke-7, Meriahkan Festival Budaya Sabang Merah 2026



SANGGAU – Suasana penuh warna dan nuansa budaya Sunda mewarnai Taman Arongk Belopa, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (24/10/2026). Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau sukses menggelar pagelaran budaya bertajuk "Meungkeut Kadeudeuh" (Merajut Kasih Sayang) yang ke-7. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Sabang Merah Tahun 2026.

Acara dimulai dengan persiapan para peserta karnaval budaya di Halaman Kantor Bupati Sanggau. Dengan penuh semangat, ratusan peserta yang mengenakan busana adat berbagai daerah siap menampilkan keindahan budaya Nusantara. Karnaval kemudian dilepas secara resmi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sanggau.
Usai melepas karnaval dari halaman kantor bupati, jajaran Forkopimda langsung bergabung dalam barisan karnaval. Rute karnaval menempuh jalur strategis mulai dari Kantor Bupati, melewati Jalan A. Yani, berlanjut ke Jalan Komodor Yos Sudarso, dan berakhir di Taman Arongk Belopa sebagai venue utama pagelaran.

Sesampainya di Taman Arongk Belopa, para tamu undangan dan Forkopimda disambut dengan prosesi adat Sunda yang khas. Penyambutan tamu agung dilakukan oleh figur Ki Lengser, diikuti dengan penampilan atraksi Sisingaan di depan venue yang menyita perhatian pengunjung. Kehadiran multi-etnis juga terlihat jelas melalui atraksi budaya "Sebentar Alam" yang menampilkan harmonisasi keberagaman.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Cristina Lisana Nuningsih, S.E., M.E., mengapresiasi kerja keras Paguyuban Pasundan dalam melestarikan seni dan budaya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi rangkaian kegiatan Festival Budaya Sabang Merah Tahun 2026 oleh Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, S.IP., M.Si. Dalam arahannya, Bupati Ontot menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui budaya.

"Budaya adalah identitas kita. Melalui pagelaran Meungkeut Kadeudeuh ini, kita tidak hanya merayakan seni, tetapi juga merajut kasih sayang antar sesama anak bangsa di Bumi Sabang Merah ," ujar Bupati Ontot saat membuka acara.
Acara dilanjutkan dengan berbagai atraksi budaya lainnya dan kunjungan para tamu undangan serta masyarakat ke stan-stan pameran yang dikelola oleh Paguyuban Pasundan. Stan-stan tersebut menampilkan kerajinan tangan, kuliner khas Sunda, serta informasi sejarah dan filosofi budaya Sunda, yang mendapat antusiasme tinggi dari pengunjung.

Dengan digelarnya acara ini, diharapkan semakin menguatnya toleransi dan apresiasi terhadap keberagaman budaya di Kabupaten Sanggau.( Euis  ). 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Next