PONTIANAK – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menyelesaikan proses evakuasi terhadap delapan korban kecelakaan helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX yang jatuh di wilayah Sekadau, Kalimantan Barat. Seluruh korban, yang diketahui telah meninggal dunia, telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan diterbangkan ke Pontianak untuk proses selanjutnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan menantang akibat kondisi medan yang terjal serta cuaca yang kurang mendukung. Tim SAR harus bekerja keras menembus hutan lebat di malam hari untuk mencapai bangkai helikopter. Pada pukul 02.30 WIB, seluruh jenazah berhasil dikeluarkan dari reruntuhan pesawat.
Setelah berhasil dikeluarkan dari lokasi kecelakaan, jenazah para korban terlebih dahulu disemayamkan sementara di Markas Yonif 642/Kapuas Sanggau pada pukul 06.05 WIB pagi ini, Jumat (17/4/2026). Prosesi penghormatan terakhir dilakukan sebelum jenazah diberangkatkan menuju Pontianak.
Menggunakan armada helikopter Super Puma milik TNI AU, kedelapan jenazah tersebut diterbangkan dari Sekadau dan tiba di Pontianak pada pagi hari. Sesampainya di Pontianak, rombongan jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Barat mengonfirmasi bahwa kedatangan jenazah di RS Bhayangkara bertujuan untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik (DVI) serta menunggu pengambilan oleh pihak keluarga.
"Seluruh delapan jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX telah tiba di RS Bhayangkara Pontianak. Saat ini tim medis dan forensik sedang mempersiapkan proses identifikasi," ujar perwakilan tim SAR.
Kecelakaan ini melibatkan helikopter yang diduga beroperasi untuk kepentingan perkebunan. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan mendalam oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama instansi terkait. Keluarga korban dan masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum serta identifikasi yang sedang berlangsung.
Suasana duka menyelimuti RS Bhayangkara Pontianak sejak pagi tadi, di mana sejumlah keluarga korban mulai berdatangan menunggu kepastian dan proses pemulangan jenazah.( Euis ).
Trending